Damai yang senantiasa menyelimuti tiba - tiba koyak, lelap pelukan mimpi tidak mungin dituntaskan karena genderang perang membangunkan isi kehidupan Majapahit. Pada sebuah fajar yang masih beku. Para Rakrian Dharmaputra Winehsuka menebar tembang duka. Ra kuti menaburkan aroma pembantaian, pemerkosaan dan penjarahan.